Selain itu, pejabat publik juga perlu menampilkan diri sebagai sosok yang patuh pada hukum.
Dengan keteladanan, warga juga akan terbiasa mematuhi ketentuan hukum dan menjadikannya sebagai gaya hidup dan tradisi.
Baca Juga:
Junta Militer Myanmar Umumkan Gencatan Senjata Sementara Pascagempa Mematikan
Modal Sosial
Azyumardi menambahkan, menonjolnya peran tenaga kesehatan dan keluarga sebagai sosok pahlawan terjadi karena saat ini mereka adalah pihak yang bersedia mempertaruhkan nyawa demi keberlangsungan hidup orang lain.
Baca Juga:
Indonesia Siap Mitigasi Dampak Negatif Tarif Impor AS Terhadap Produk Buatan Indonesia
Hal ini juga menandakan bahwa solidaritas sosial masih bertahan dan justru menguat di tengah masyarakat yang tengah menghadapi kesulitan di berbagai lini kehidupan sebagai dampak dari pandemi Covid-19.
”Solidaritas yang masih kuat ini adalah modal sosial yang seyogianya dapat dikapitalisasi pemerintah untuk meningkatkan kemajuan maslahat publik,” kata Azyumardi.
Kapitalisasi modal sosial masyarakat, menurut dia, penting untuk dilakukan.