Setidaknya Marwan mengharapkan Pemkab Lampung Barat dapat menjadi jembatan bagi para pengepul maupun petani tomat untuk bisa bekerja sama dengan suatu perusahaan yang memproduksi hasil pengolahan tomat.
"Kalau kayak kita pengusaha di sini kan sulit untuk menembus itu," ujarnya.
Baca Juga:
Hinca Panjaitan Curigai Aliran Dana dari Perdagangan Tambang Emas Ilegal
"Semoga itu bisa direalisasikan," harap Marwan.
Untuk para petani tomat sendiri, ia berpesan agar jangan merasa jera untuk menanam tomat.
"Ya jangan kapok menanam tomat. Ya memang seperti itu. Kadang ketemu mahal, kadang ketemu murah. Itu sudah biasa," pesan Marwan.
Baca Juga:
Perkuat Edukasi Kelistrikan Saat Banjir, PLN Turun Langsung Edukasi Masyarakat Pesisir
Ia menilai, jika diterapkan sebuah mekanisme khusus kepada para petani sayur, kemungkinan dapat menstabilkan harga sayur.
Namun, ia menganggap, hal itu sulit untuk diterapkan.
"Jadi misalnya di Kecamatan Balik Bukit ini ada sejumlah desa. Seharusnya, di tiap desa petaninya menanam jenis sayur yang berbeda," jelas Marwan.