Ia juga mengatakan keterbatasan armada dan fasilitas juga menjadi kendala utama dalam pelayanan pengangkutan sampah di Lampung Barat.
Dari 15 kecamatan yang ada, katanya, baru lima kecamatan yang terlayani pengangkutan sampah, sedangkan armada yang dimiliki pemerintah terbatas dan beberapa alat berat di TPA sudah tua serta sering mengalami kerusakan.
Baca Juga:
Langkah Humanis Polda Jambi: Dampingi Trauma Anak Pasca-Insiden Tragis yang Menimpa Sang Ayah
“Saat ini, Lampung Barat hanya memiliki sembilan unit dump truck atau armroll pengangkut sampah, delapan kendaraan roda tiga, serta satu Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Bahkan, dari empat TPS3R yang dibangun, hanya satu yang masih aktif beroperasi,” ujarnya.
Maka dari itu, pihaknya mengusulkan sejumlah bantuan kepada KLH, di antaranya armada dump truck, kendaraan roda tiga pengangkut sampah, pembangunan TPST, rumah kompos, rumah maggot, buldoser, ekskavator hingga pendampingan pengembangan bank sampah.
Bupati Parosil Mabsus menegaskan kementerian menyatakan akan menindaklanjuti berbagai persoalan dan usulan yang telah disampaikan pemerintah daerah terkait pengelolaan sampah di Kabupaten Lampung Barat.
Baca Juga:
Buntut Meninggalnya Sopir Truk Sampah di TPST Bantar Gebang, DPRD Cecar DHL DKI
[Redaktur: Amanda Zubehor]