LAMPUNG.WAHANANEWS.CO, Lampung Barat - Pemerintah Kabupaten Lampung Barat, Provinsi Lampung, meningkatkan koordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) guna mengatasi persoalan sampah serta memperkuat pengelolaan lingkungan di daerah setempat.
Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus dihubungi dari Lampung Selatan, Selasa (12/5/2026), menyebutkan persoalan sampah di wilayah setempat kini menjadi perhatian serius pemerintah daerah.
Baca Juga:
Langkah Humanis Polda Jambi: Dampingi Trauma Anak Pasca-Insiden Tragis yang Menimpa Sang Ayah
“Dengan timbunan sampah mencapai 127,87 ton per hari dan sebagian besar belum tertangani, kami turun langsung melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Lingkungan Hidup untuk menyampaikan berbagai persoalan pengelolaan sampah sekaligus mengajukan bantuan sarana dan prasarana penunjang,” kata dia.
Ia mengatakan langkah tersebut untuk memperkuat sinergi dalam penanganan sampah, mulai dari pengelolaan di tingkat masyarakat hingga peningkatan fasilitas pengolahan sampah.
“Saat ini produksi sampah mencapai 46.670 ton per tahun atau setara 127,87 ton per hari. Sampah yang berhasil dikelola baru sekitar 32,47 persen atau 41,52 ton per hari. Sisanya, sekitar 86,35 ton per hari, masih belum tertangani dan sebagian terbuang ke lingkungan,” katanya.
Baca Juga:
Buntut Meninggalnya Sopir Truk Sampah di TPST Bantar Gebang, DPRD Cecar DHL DKI
Menurutnya, kondisi ini membuat Lampung Barat masuk kategori pembinaan, dalam penilaian kinerja pengelolaan sampah tahun 2026 oleh Kementerian Lingkungan Hidup dengan nilai 32,29 poin.
Oleh karena itu, dia menegaskan bahwa persoalan sampah tidak bisa lagi dianggap sepele dan membutuhkan dukungan bersama, terutama dari pemerintah pusat.
“Permasalahan sampah saat ini menjadi tantangan serius bagi daerah. Lampung Barat terus berupaya melakukan pembenahan, namun kami juga membutuhkan dukungan sarana, prasarana dan pendampingan agar pengelolaan sampah bisa lebih maksimal dan menjangkau seluruh wilayah,” ujar dia.