“Bisa profesor, bisa jenderal, anggota Polri juga bisa kena. Kalau kena virus ini bisa bahaya sekali,” ujarnya.
Sebagai aparat yang berhubungan langsung dengan masyarakat, tuturnya melanjutkan, anggota Polri memiliki peran besar dalam melindungi masyarakat dari penyebaran paham radikal terorisme.
Baca Juga:
Cegah Radikalisme: Ken Setiawan Usulkan Filsafat Jadi Mata Pelajaran di Sekolah dan Pesantren
Dia berharap dengan adanya pembekalan ini jajaran anggota Polda Lampung dapat bangkit untuk militan di dalam melawan segala bentuk radikalisme dan terorisme ataupun intoleransi.
Dengan begitu, Tribrata dan Catur Prasetya benar-benar terjaga.
Dalam kesempatan tersebut, Inspektur Pengawasan Daerah (Irwasda) Polda Lampung, Kombes Pol Sustri Bagus Setiawan, mengatakan bahwa pembekalan bagi jajaran Polda Lampung ini sangat perlu.
Baca Juga:
Indonesia Harus Bersatu Lawan Radikalisme, BNPT Dorong Pemanfaatan Teknologi
“Mudah-mudahan ini semua bisa dipahami, khususnya oleh aparat kepolisian bahwa paham tentang radikal, paham tentang ajaran-ajaran teroris itu sebenarnya bukanlah agama. Karena tidak ada agama yang membenarkan tentang kekerasan kekerasan yang terjadi,” ujar Kombes Pol Sustri Bagus Setiawan. [dny]