Dari sisi emisi, lanjut Darmawan, sektor transportasi menyumbang 280 juta ton CO2e per tahun.
Ini menjadi salah satu penyumbang emisi karbon dan beban subsidi tertinggi di Indonesia.
Baca Juga:
PLN UID Jakarta Raya Serahkan 300 Paket Sembako & Beasiswa Rp27 Juta untuk Pahlawan Emisi Ojol Motor Listrik
Jika dibiarkan tanpa intervensi maka pada tahun 2060 akan menjadi 860 juta ton CO2e.
Darmawan menuturkan, penggunaan kendaraan listrik lebih ramah lingkungan dibandingkan kendaraan BBM.
Dari perhitungan 1 liter BBM sama dengan 1,2 kWh listrik.
Baca Juga:
Rasakan Pengalaman Naik Motor Listrik, PLN UID Jakarta Raya Ajak Media “Electric Vehicle Rides”
Emisi karbon 1 liter BBM itu 2,4 kilogram.
Sedangkan 1 kWh listrik pada sistem kelistrikan di Indonesia, emisinya hanya sekitar 0,85 kg CO2e.
Artinya kalau 1,2 kWh, emisinya sekitar 1,1 kg CO2e.