WahanaNews-Lampung | Ketua Umum PBNU, Said Aqil Siradj, mengatakan, seluruh jabatan keagamaan di Indonesia harus dipegang oleh kader NU.
Bahkan, Said Aqil menyebut, jika tidak dipegang oleh NU akan menjadi masalah.
Baca Juga:
Pelantikan Pengurus Percasi Sumedang 2026–2030, Kadisparbudpora Dorong Prestasi hingga Tingkat Nasional
Pernyataan ini disampaikan oleh Said Aqil saat memberikan sambutan dalam pelantikan PCNU Kabupaten Tegal periode 2021-2026, Minggu (17/10/2021).
"Persoalan masalah agama di Tegal yang pegang harus NU. Khatib Jumat, MUI, Kepala Kemenag, harus NU, kalau enggak NU salah semua nanti," kata Said Aqil.
"Pokoknya jabatan-jabatan agama yang berperan harus NU. Kalau enggak, nanti salah semua," tambah dia.
Baca Juga:
Gelar Razia,Satres PPA dan PPO Polres Tanah Karo Angkut 18 Orang Pria dan Wanita dari Penginapan.
Said Aqil kemudian memberikan jawaban mengapa jabatan agama harus dipegang oleh kader NU.
Sebab NU selalu mengajarkan dan menjalankan agama dengan benar.
"Insyaallah kalau dipegang NU itu yakin. Kenapa? Gampang, kenapa kalau dipegang NU pasti selamat? Bener agamanya karena kita Taqlid kepada Imam Syafi'i, (tapi ada) orang Taqlid Imam Samudera," tutur dia.
Said Aqil juga berpesan agar warga NU Kabupaten Tegal bersikap humanis dan mengedepankan cinta dan persaudaraan.
Pasalnya, Islam adalah agama penuh kecintaan.
"Kalau ada ustadz yang masih menyuarakan kebencian terhadap saudara-saudara yang berbeda dengan kita, harus diragukan ke-Islamannya, karena itu tidak benar," ucap dia.
Lebih lanjut, Said Aqil meminta umat Islam harus berkualitas dan bermartabat dan menciptakan manusia yang modern. [non]