WahanaNews-Lampung | Dalam berbagai sektor Provinsi Lampung memiliki potensi besar seperti pertanian, pariwisata, perkebunan, perikanan dan sektor lainnya, sekaligus penopang kebutuhan pangan Ibu kota.
Agar dapat memenuhi semua harapan, ketersediaan sarana listrik menjadi kebutuhan yang sangat penting.
Baca Juga:
ALPERKLINAS Apresiasi Komitmen Pemerintah Dukung Energi Terbarukan dengan Beri Waktu 30 Tahun Perjanjian Jual Beli Listrik EBT ke PLN
Hal itu disampaikan Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi kepada PT PLN (Persero) di Mahan Agung pada hari Selasa (5/4/22).
Gubernur Arinal meminta PLN agar turut mendukung pembangunan dan kebijakan pemerintah daerah, seperti pembangunan Rumah Sakit Internasional, Bakauheni Harbour City dan Pelabuhan di Tanggamus.
Arinal juga meminta PLN untuk bersama-sama membangun Lampung, terutama untuk mendukung aktivitas perekonomian rakyat dan sektor industri di Provinsi Lampung.
Baca Juga:
Tarif Listrik April 2025 Tidak Naik, Ini Alasannya!
“Saya ingin bangun Lampung secara bersama-sama, karena tugas kita mengabdi dan melayani rakyat. Kalau ada kendala, tolong beritahu saya agar kita sama-sama cari solusinya,” kata Gubernur Arinal.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Plt. Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Lampung, Hery Sadli, General Manager PLN UID Lampung, I Gede Agung Sindu Putra, General Manager PLN UIK Sumbagsel, Djoko Mulyono beserta jajaran.
General Manager PLN UIK Sumbagsel, Djoko Mulyono memaparkan bahwa PLN Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) mengelola unit pembangkitan di 5 Provinsi, yaitu, Sumatera Barat, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan dan Lampung.